Home / Jakarta / Polisi kembali mengungkap Jaringan Narkoba

Polisi kembali mengungkap Jaringan Narkoba

Rilisnews Jakarta – Polisi kembali mengungkap peredaran narkoba. Kali ini, Kepolisian Sektor Kalideres Polres Metro Jakarta Barat dibawah pimpinan Kanit Reskrim AKP Syafri Wasdar.SH., mengungkap jaringan narkoba yang diketahui dibawah pengendalian seseorang didalam Lapas.

Para tersangka yang diamankan pihak kepolisian
Barang bukti narkoba yang diamankan pihak kepolisian

Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat Kompol Pius Ponggeng.SH., mengungkapkan, pihaknya telah menangkap para tersangka pengedar narkoba dalam Barang Bukti (BB) yang cukup besar.

“Dari pengungkapan itu, kita berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) berupa : 8 (delapan) bungkus sabu seberat 3500 gram, 4500 butir pil extasy warna Hijau seberat 797 gram, dua buah timbangan digital, 3 (tiga) buah brangkas, dan dua buah Key BCA,” – Ungkap Kompol Pius Ponggeng.SH., Kamis (19/07/2018).

Suasana pressrealese

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Syafri Wasdar.SH., menjelaskan, pengungkapan terhadap pengedar narkoba tersebut tak lepas dari informasi masyarakat yang diketahui dirumah tersangka S kerap dilakukan transaksi narkoba.

“Dari laporan masyarakat itu, pada hari Selasa (10/07/2018) lalu, kita menangkap S alias K di Jalan Manyar Dalam Tegal Alur Kalideres dan mengamankan 0,26 gram sabu,” – Jelas Akp Syafri Wasdar.SH.

Lebih lanjut dikatakan Akp Syafri, pihaknya kemudian melakukan pengembangan dari tersangka S. Menurut pengakuannya, barang haram tersebut didapat dari A melalui tersangka D.

Berbekal dari keterangan yang didapat, AKP Syafri yang memimpin langsung dengan didampingi Panit Narkoba Iptu Sigit Prasetya.SH., bersama Anggotanya langsung melakukan penangkapan terhadap D alias DR (47) dan SR (20).

“Kita tangkap D dan SR ditempat persembunyiannya di Jalan kayu besar Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat pada hari Sabtu (14/07/201) lalu,” – lanjut Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Syafri Wasdar.SH.

Masih dikatakannya AKP Safri, tersangka D mengakui barang haram itu didapat dari tersangka A yang masih DPO dan berada didalam Lembaga Pemasyarakatan.

“Mereka ini punya peran masing-masing dalam mengedarkan narkoba. Tersangka D mengaku mendapatkan narkoba dari A untuk dijual, sedangkan SR berperan sebagai penerima uang hasil penjualan dan mentransfer ke rekening salah satu Bank atas perintah A, selain itu tersangka D mengaku menyerahkan narkoba kepada M (DPO),” Katanya.

Saat ini, Polisi masih melakukan pengembangan dan mengejar tersangka M yang masih melarikan diri. Para tersangka akan dijerat Pasal 114 ayat (2) Sub 112 ayat (2) Jo 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Kami akan terus melakukan pengembangan, termasuk mencari keterangan dari tersangka A yang berada didalam Lapas,” Tandasnya. (Is)

0Shares

Comments

comments

Check Also

Ditanya Soal Bantuan CSR Korea, Norman Jelaskan Telah Mundur dari Jabatan Kadiv Humas LPCI

RILISNEWS JAKARTA – Norman Arief menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Divisi Humas Lembaga …