Home / Kriminal / 30 Miliar Negara Dirugikan!!, Akibat Materai Dipalsu kan

30 Miliar Negara Dirugikan!!, Akibat Materai Dipalsu kan

Rilisnews Jakarta – Subdit 3 Sumdaling Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya berhasil mengungkap dugaan tindak pidana pemalsuan materai dan pencucian uang dan berhasil mengamankan kelompok pelaku pemalsuan Materai yang berjumlah 9 orang. 

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Wahyu Hadi Ningrat didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono, menunjukan Materai Palsu kepada awak media

Ke-9 Pelaku pemalsu Materai yang berhasil diamankan diantaranya berinisial,  “ASL, DK, SS, R, ASS, Z, RH, S, DA, dan masing-masing pelaku memiliki peran nya dalam memalsukan Materai 6000 

Ke-9 Pelaku yang tertunda lusuh

” Terungkap nya pemalsuan Materai ini berdasarkan informasi dan‘ Ditjen Pajak yang menyebutkan tentang adanya penjualan Materai Palsu di situs OnlIne pada Jumat 25 Oktober 2018 lalu.  

Materai palsu yang di produksi para pelaku ini bisa dikatagorikan  hampir menyerupai dengan Materai aslinya dan yang membuatnya berbeda hanya dari segi harga,karena harga asli dijual dengan harga 6000 dan yang palsu dijual dengan harga 2200 rupiah , terang Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Wahyu Hadi ningrat yang didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono, dan Direktur Intelijen Dit.Pajak Pontas Pane, serta Perwakilan Peruri Saiful Bahri saat memberikan keterangan Pers nya dihadapan awak media di Main Hall Polda Metro Jaya Rabu 20/06/2019 – 11.00 wib.

Wakapolda Metro Jaya Tengah Memberikan Keterangan Pers nya

Salah satu dari pelaku pemalsuan Materai berinisial ASS merupakan pemain lama (Residivis)  dan pernah ditahan dengan  kasus pemalsuan juga, ujar Wakapolda

Akibat perbuatan kelompok pemalsu Materai ini Negara telah dirugikan 30 Milyar Rupiah, sedangkan untuk barang bukti Materai yang diamankan saat ini jika dijual mencapai seharga 10 Milyar rupiah,jelas Wakapolda lagi.    

Barang bukti
Barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan para pelaku

“Adapun barang bukti yang diamankan dari para pelaku, “1.500 (seribu Iima ratus) lembar bahan Materai Palsu 6000 dengan ‘Isi 50 (lima puluh) keping per Iembar;  30 (tiga puluh) lembar Materai Palsu 6000 siap edar dengan isi 50 (lima puluh) keping per lembar;  4 (empat) buah alat sapi. Salon, 1 (satu) botol lem merk “FOX”, 3 (tiga) buah lem merk ‘KENKO, 5 (lima) kaleng tinta pewarna, 1 (satu) buah lampu Neon, 100 (seratus) Iembar amplop kecil, 100 (seratus) Iembar amplop besar, kemudian 50 (Iima puluh) Iembar amplop tali, 1 (satu) unit Handphone dengan merk Samsung Galaxy J3 Pro Warna Hitam; (satu) buah kartu ATM Platinum Debit BCA, 1 (satu) buah Handphone merk VIVO Y91 wama merah, 100 (seratus) Iembar bahan Materai Palsu 6000 dengan isi 25 (dua puluh lima) keping per Iembar, 1 (satu) unit Handphone merk ADVAN 150 Plus wama hitam, Uang tunai sebanyak Rp.5.800.000,(lima juta delapan ratus ribu rupiah), 1 unit HP merk Oppo X9076 warna hitam, 1 Kartu ATM BCA, 1 (satu) unit mesin cetak GTO wama hitam dengan merk “HEIDELBERG” dengan no. seri : 666261N,  1(satu) kaleng tinta wama kuning, (satu) kaleng tinta wama medium (transparan), 1 (satu) kaleng tinta wama merah, 10 (sepuluh) gulungan plat aluminium bekas pakai (rusak), 13 (tiga belas) gulungan plat aluminium yang masih layak pakai (gambar materai), 1 (satu) Iembar blengket (bahan karet mesin) wama hitam, 9 (sembilan) Iembar klise film nomer seri Materai, 1 (satu) Iembar klise 111m dasar hitam, 1 (satu) Iembar klise mm dasar kuning, 1 (satu) Iembar klise film tulisan materai 6000, 2 (due) Iembar klise film bagian belakang materai 6000, 20 (dua puluh) rim bahan materi 6000 hasil cetak di Toko Mitra Printing, 1 (satu) unit Hanphone merk Redmi 4A wama grey, Uang tunai sebanyak Rp.2.400.000,(dua juta empat ratus ribu rupiah), 1 (satu) unit Handphone merk Avan Hammer wama putih, 1 (satu) unit Handphone merk Samsung Galaxy J8, 1 (satu) unit mesin Poli berikut perangkatnya (untuk membuat hologram materai), 3 (tiga) buah plat besi wama hitam (untuk mencetak hologram materai),  20 (dua puluh) rim Bahan Materai 6.000 (yang telah diberi hologram),1 (satu) unit handphone merk VIVO wama hitam,1 (satu) unit Handphone merk Samsung, 1 (satu) Kartu ATM BNI, 2 (dua) buah mesin pembolong materai bentuk bintang dan oral, 1 (satu) buah mesin cacah manual, serta 300 (tigaratus) lembar dengan isi 50 (limapuluh) keeping per lembar Materai 6.000 siap dijual.Tambah Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Wahyu.  

Pasal-pasal yang akan diterapkan untuk mempertanggung jawabkan perbuatan para pelaku yakni pasal 257 KUHP, 253 KUHP dengan  ancaman hukuman penjara maxsimal 7 tahun, tegasnya. 

0Shares

Comments

comments

Check Also

SATGAS KKB POLDA ACEH AMANKAN DUA PELAKU TINDAK PIDANA ITE DAN MEMILIKI SENPI ILEGAL

Rilisnews Aceh – Satgas KKB Polda Aceh berhasil mengamankan dua orang yang diduga melakukan tindak …