Home / Polri / Karopenmas Brigjen Pol Dedy Prasetyo : Polda Jambi Segel PT.DSSP Terkait Kasus Karhutla

Karopenmas Brigjen Pol Dedy Prasetyo : Polda Jambi Segel PT.DSSP Terkait Kasus Karhutla

RILISNEWS Jakarta – Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedy Prasetyo menjelaskan bahwa Direktorat reserse kriminal khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi kembali menyegel areal lahan PT Dewa Sawit Sari Persada (DSSP) yang berlokasi di Desa Jati Mulyo Kecamatan Dendang Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Senin (30/9/19).

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Kombes Pol Thein Tabero SH SIK yang didampingi Kapolres Tanjabtim AKBP Agus Desri Sandi saat di lokasi lahan yang terbakar menyampaikan, kejadian bermula pada tanggal 08 September lalu pukul 19.00 wib telah terjadi kebakaran lahan perkebunan PT DSSP blok B5, B6, dan B7 sampai hari Kamis tanggal 12 September 2019 dengan luas yang terbakar kurang lebih 45 Hektare, sebutnya.

Adapun lahan yang terbakar tersebut 30 Hektare lahan kosong, dan 15 Hektare kebun kelapa sawit, dan setelah dilakukan penyelidikan dan pengecekan terkait kebakaran direktorat reserse kriminal khusus ditemukan PT DSSP tidak memiliki standar minimal sistem dan sarana prasarana pencegahan dan penanggulangan karhutla yang tertuang dalam Permentan 05 tahun 2018 tentang pembukaan atau pengolahan lahan perkebunan tanpa membakar, sambungnya.

Dilanjutkan Kombes Pol Thein Tabero PT DSSP ini telah melakukan usaha perkebunan kelapa sawit sejak tahun 2007 sampai sekarang tanpa memiliki izin usaha perkebunan dan perkebunannya seluas 434,85 hektare, dan kita dari Ditreskrimsus Polda Jambi menyegel lahan yang terbakar tersebut.

Untuk pasal yang dikenakan pasal 98 dan atau pasal 99 Jo pasal 116 UU RI no 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling tinggi 10 Milyar.
Dan untuk setiap perusahaan perkebunan yang melakukan usaha Budi daya tanaman perkebunan dengan luasan skala tertentu dan atau usaha pengelolaan hasil perkebunan dengan kapasitas pabrik tertentu yang tidak memiliki izin usaha perkebunan sebagai mana dimaksud pasal 105 Jo pasal 47 ayat 1 UU RI no 39 tahun 2014 tentang perkebunan dikenakan ancaman pidana paling lama 5 tahun denda paling tinggi 10 Milyar.

Ditambahkan Direskrimsus, selain kita menyegel lahan PT DSSP, kita juga menghadirkan dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi untuk mengambil sampel tanah yang terbakar dan tidak terbakar untuk melihat hasil dari laboratorium lingkungan hidup.

0Shares

Check Also

Kapolres Serang Kota Pimpin Prosesi Sertijab Kapolsek Taktakan

Kota Serang – Kepala Kepolisian Sektor Taktakan Polres Serang Kota Polda Banten resmi diserahterimakan dipimpin …