Home / Daerah / Haji Apud Saepudin Warga Jaya Indonesia(WJI) Menyantuni 300 Anak Yatim Dan Dhuafha.

Haji Apud Saepudin Warga Jaya Indonesia(WJI) Menyantuni 300 Anak Yatim Dan Dhuafha.

Rilisnews, Bekasi – Warga Jaya Indonesia(WJI) memberikan santunan kepada 300 anak yatim, dalam acara peresmian sekretariat kantor bersama ruko viila Mutiara Gading 3 blok c1 No. 52 Kelurahan Babelan, Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (22/12/2019).

300 anak yatim di Kelurahan Babelan mendapat santunan dari Ketua kartika Dra.Hj. Yati Srihartati Kabupaten Bekasi, Santunan dilakukan bersamaan dengan acara peresmian sekretariat kantor bersama yang dihadiri langsung oleh Ketua Kartika Wji Dra.Hj.Yati srihartati di kantor sekretariat bersama Kecamatan Babelan

Panglima
DPD Warga jaya indonesia(WJI) H. Apud Saepudin Kabupaten Bekasi, menuturkan bahwa, keberadaan sebuah ormas sejatinya adalah untuk kemaslahatan umat. Maka dari itu, dengan kegiatan menyantuni anak yatim diharapkan bisa membantu meringankan beban anak-anak ini.
“Dalam rangka acara peresmian kantor sekretariat bersama dan pada kesempatan ini kami juga memberikan santunan kepada anak yatim, sekitar 300 anak dari wilayah kelurahan Babelan. Apapun bentuk ormas itu Sekabupaten Bekasi untuk kemaslahatan umat,”katanya.H. Apud

H. apud Saepudin sudah beberapa kali melakukan kegiatan kegiatan sosial dan keagamaan, serta membantu dalam kejadian bencana. Menurut dia, sudah seharusnya apapun bentuk ormasnya bisa memberikan manfaat untuk masyarakat, bisa berbagi bersama, dan WJI bisa menjalin tali silaturahmi dengan semua ormas yang ada di Kabupaten Bekasi.

Ketua Kartika WJI Warga Jaya Indonesia Kabupaten Bekasi, Hj Yati Srihartati, menuturkan meliputi wilayah Kecamatan Babelan, dan sekitarnya. Selain peresmian sekretariat kantor bersama wji ada garis besar yang disampaikan, adalah Mengaji, Mengkaji, Berbagi, Peduli, Ini merupakan salah satu kekuatan yang akan memperkuat rasa silaturahmi kepada warga kelurahan Babelan

.
“Jumlah anggota di Bekasi itu kurang lebih ada 2.000-an orang, kegiatan yang sudah berjalan seperti Wji mengaji adalah mujahadah per korwil adanya siraman rohani untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt. Kalau wji itu independen, artinya dari seluruh unsur agama itu masuk semua makannya ada wji mengkaji. Toleransinya, kata, Hj.Yati srihartati

yang hadir pada acara peresmian yang digagas oleh Warga Jaya Indonesia (WJI) ini mengapresiasi kegiatan tersebut, karena sangat positif dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Anggota WJI pun tampak memenuhi Lapangan kantor sekretariat dengan semangat hingga acara sampai selesai. (Nito)

0Shares

Check Also

Bantuan Ke-3 diperuntukan bagi Warga yang Terdampak Pandemi Covid 19

Serang – Muspika Kecamatan Baros melaksanakan pembagian bantuan sembako dari Dinas Sosial Kabupaten Serang yang …