Home / Kriminal / 6 Fakta Ditemukan saat 37 adegan Rekonstruksi Pembunuhan Terhadap Rinaldi Harley Digelar

6 Fakta Ditemukan saat 37 adegan Rekonstruksi Pembunuhan Terhadap Rinaldi Harley Digelar

Rilisnews Jakarta – Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengadakan 37 adegan rekonstruksi kasus mutilasi terhadap Rinaldi Harley Wismanu (32). Ada 37 adegan yang diperagakan tersangka Djumadil Al Fajri alias DAF (26) dan Laeli Atik Supriyatin alias LAS (27), di 13 tempat kejadian perkara (TKP).

“Jadi ada 37 adegan rekonstruksi mutilasi. Melihat situasi dan kondisi, 12 TKP kita lakukan di Polda Metro Jaya dan satu TKP dilaksanakan di Apartemen Pasar Baru Mansion,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di lokasi, Jumat (18/9/2020).

Menurut Yusri, rekonstruksi dilaksanakan di beberapa tempat kejadian perkara, salah satunya di apartemen yang ada di daerah Pasar Baru, Jakarta Pusat.

“Ada perencanaan antara DAF dan LAS, di TKP apartemen di Pasar Baru, saat korban melakukan penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya korban dan di mutilasi,” terang Yusri.

Selanjutnya, Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvin Simanjuntak menyampaikan dilakukan rekonstruksi mutilasi disesuaikan dengan fakta lapangan yang real.

“Dari 37 adegan dibagi menjadi 3 tahapan, pertama tahap perencanaan, kedua pelaksanaan dan ketiga pasca pelaksanaan pembersihan TKP dan menghilangkan barang bukti,” ujar Calvin.

Dari rangkaian tersebut, lanjut Calvin, awalnya pada tahap perencanaan korban membuka aplikasi tinder untuk mencari korban.

Pada tahap pelaksanaan, pelaku DAF yang posisinya sudah berada dalam kamar mandi apartemen melakukan pemukulan dan penusukan dengan gunting, saat korban melakukan hubungan badan dengan LAS.

Selanjutnya pada tahap pasca pelaksanaan pembersihan TKP dan menghilangkan barang bukti, tersangka DAF dan LAS mengambil properti milik korban.

Kemudian Calvin melanjutkan, pada saat dilakukan rekonstruksi mutilasi ditemukan 6 fakta baru:

Pertama, tersangka DAF dan LAS melakukan pemerasan dalam persetubuhan terhadap korban dan melakukan eksekusi.

Kedua, tersangka meminta password milik korban.

Ketiga, ternyata tersangka DAF belajar mutilasi secara otodidak.

Keempat, mayat korban 5 hari berada dalam apartemen, 3 hari dibiarkan di kamar mandi dan 2 hari tersangka DAF melakukan mutilasi.

Kelima, pengiriman mutilasi dilakukan 2 tahap ke apartemen Kalibata dengan koper dan ransel. Bagian tubuh yang besar dimasukan dalam koper.

Keenam, tersangka yang ditangkap pada Rabu 16 September 2020, mempunyai rencana pada Kamis 17 September 2020 akan melakukan penguburan korban mutilasi di daerah Cimanggis, Depok.

“Kedua tersangka dijerat Pasal 340 KUHP jo Pasal 338 KUHP jo Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman mati,” pungkas Calvin. (Red)

0Shares

Check Also

Polisi Ditemukan Tewas Bersimbah Darah tergeletak Dijalan Sepi

Rilisnews Jakarta – Warga temukan anggota Polisi yang tak bernyawa lagi tergeletak bersimbah darah dijalan …