Home / Tangerang / Tak Bawa Hasil Swab Test, Artis Uya Kuya tak Diperkanan Masuk JamNas Mercy Indonesia

Tak Bawa Hasil Swab Test, Artis Uya Kuya tak Diperkanan Masuk JamNas Mercy Indonesia

Rilisnews Tangerang – Selebritis sekaligus peserta Jambore nasional Mercy Club Indonesia Uya Kuya terlibat argumen kecil dengan panitia pelaksana lantaran dirinya tidak diperbolehkan mengikuti serangkaian kegiatan yang digelar di bilangan Alam Sutera Pinang, Kota Tangerang, sabtu (28/11/2020).

Belakangan diketahui Uya yang hadir bersama keluarganya tidak dapat mengikuti serangkaian kegiatan tersebut lantaran tidak membawa bukti hasil SWAB test yang menjadi salahsatu persyaratan utama dalam mengikuti kegiatan jambore nasional bagi para pemilik mobil Mercy.

Namun demikian, Berdasarkan pantauan dilokasi Uya yang saat itu juga didampingi oleh asistennya tersebut memilih mengalah dan kembali kemobilnya kendati rasa kecewa terlihat jelas dari raut wajahnya tersebut.

Sayangnya Uya yang terlihat kecewa tersebut enggan memberikan komentar terkait insiden kecil tersebut.

Dihubungi via selulernya, Joni Gumay Ketua Panita pelaksana jambore nasional mercy Club Indonesia mengaku belum mengetahui terkait hal tersebut, namun demikian dia membenarkan dalam kegiatan tersebut pihaknya mewajibkan peserta menunjukan bukti hasil SWAB Test yang menyatakan terbebas dari COVID-19.

“Penerapan protokol kesehatan dengan ketat, diantaranya ya itu wajib membawa hasil swab test yang menerangkan bebas dari Covid,”kata Joni kepada wartawan.

Ia menuturkan, dari perkiraan 800 peserta yang rencananya bakal menghadiri kegiatan tersebut namun hanya terdapat 300 anggotanya yang menghadiri kegiatan tersebut.

“Awalnya 800 orang, yang registrasi 500 orang tapi fakta dilapangan hanya sekitar kurang dari 300 orang yang menghadiri kegiatan tersebut, dan kami memastikan tidak ada kerumunan orang karna rasio dari luas area kegiatan dengan jumlah peserta masih terbilang aman dan relevan,”Tegas Joni.

Panggung yang terdapat lokasi kegiatan, masih menurut Joni, hanya digunakan untuk melakukan deklarasi yang disebutnya sebagai ikrar palapa.

“Kami memastikan panggung tersebut tidak dipergunakan untuk kegiatan hiburan musik atau sejenisnya,”tuturnya.

Ia menegaskan, kegiatan yang didukung oleh kementerian pariwisata tersebut dipastikan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan diawasi oleh satuan gugus tugas penanganan covid-19.

Ditemui terpisah, Kepala BPBD Kota Tangerang Deni Koswara membenarkan kondisi ketatnya protokol kesehatan yang diterapkan pada kegiatan tersebut, bahkan beberapa diantara peserta yang hadir harus kembali kerumah lantaran tidak membawa surat hasil SWAB test yang menyatakan terbebas dari Covid-19.

“Sangat ketat, bukan cuma pengecekan suhu tubuh, dari pantauan kami dilokasi mereka (peserta) wajib membawa surat keterangan hasil SWAB test,”singkat Deni Koswara. (Ceng)

0Shares

Check Also

Incar Kursi Walikota, Kader PAN Usung Ella Silvia

Rilisnews Kota Tangerang – Kendati belum diketahui secara pasti kapan pemilihan kepala daerah bakal digelar, …