Home / Sosial / PROYEK PEMBANGUNAN/ REVITALISASI PASAR RAKYAT TANPA IMB, HARUS DI SEGEL ATAU DI BONGKAR

PROYEK PEMBANGUNAN/ REVITALISASI PASAR RAKYAT TANPA IMB, HARUS DI SEGEL ATAU DI BONGKAR

Rillisnews, Tangerang- Bukan rahasia umum lagi bahwa pelaku usaha atau pengusaha yang niat membangun untuk kepentingan pribadi baik itu rumah tempat tinggal, ruko, perkantoran, gudang, pabrik maupun sentra bisnis pembangunan Pasar yang sumber dananya dari APBD maupun APBN banyak sekali yang tidak mengikuti peraturan di negeri ini, khususnya yang ada di Kota Tangerang. Kebanyakan para pelaku usaha ini pakai strata “Permit Menagement System” yang selalu di lakukan atau sistem pararel(mengerjakan sambil mengurus izin-red).

Menjamurnya atau bahasa kafilah dari Negeri seberang yaitu sama dengan mengguritanya bangunan yang sudah tegak berdiri dengan calculation 80%  tetap saja belum ada papan IMB yang terpasang di depan  lokasi konstruktor bangunan. Contohnya proyek bangunan yang berada di Jalan Poris Indah Raya, Rt 0015/ Rw 07, Kelurahan Cipondoh Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang yang peruntukannya nanti untuk kebutuhan Pasar Tradisional tersebut hingga berita ini di turunkanbelum ada papan IMB nya.

Wild Bulding Conditios yang tidak ada IMB nya tersebut bisa di sebabkan beberapa faktor sektoral, yakni lemahnya atau minimnya pengawasan dari instansi atau pihak terkait yang memang menjadi penyebab restinansi dari pihak pengusaha atau kontraktor akan santai atau menganggap tidak terlalu perlu dan penting surat IMB tersebut.

Pemerintah Kota Tangerang dalam hal ini sangat lemah serta kurang optimal dalam pengawasan yang berdampak kurang baik dalam kesadaran masyarakat untuk mentaati peraturan yang di buat oleh Pemerintah Kota Tangerang sesuai Perda Kota Tangerang no 17 Tahun 2011 tentang retribusi perizinan serta Perda Kota Tangerang no 3 tahun 2012 tentang bangunan gedung.

Di situ sudah jelas bahwa mekanisme serta tata cara untuk perizinan yang nantinya bisa untuk meningkatkan PAD Kota Tangerang dan untuk mewujudkan Good Govarnance dan Clean Govarnance.

Namun, sering kali peraturan-peraturan itu belum berjalan maksimal, masih ada pelaku usaha yang”nakal”untuk mengelabuhi pihak Dinas terkait atau para pengusaha dan pihak Dinas terkaitlah yang”bermain dalam kontestasi pura-pura wajah tak berdosa yang tahu sama tahu yang penting wartawan jangan tau, nauzubillah !.

(Syamsul 007)

0Shares

Check Also

SATPOL PP KOTA TANGERANG DI SINYALIR TAK BERDAYA DENGAN “SURAT SAKTI” BERBENTUK SURAT PERNYATAAN

Rilisnews, Tangerang – uji petik dan uji kafabel buat Pemerintah Daerah Kota Tangerang dalam hal …