Home / Jakarta / Pemprov DKI Jakarta Akan Menutup Perkantoran Dan Tempat Wisata Pada 14 September

Pemprov DKI Jakarta Akan Menutup Perkantoran Dan Tempat Wisata Pada 14 September

Rilisnews Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya mengumumkan menarik rem darurat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi Pada 14 September nanti.

Dengan kembalinya penerapan PSBB, Anies memastikan seluruh tempat wisata atau hiburan yang dikelola oleh Pemprov DKI, seperti Ragunan, Monas, dan Ancol bakal ditutup lagi.

“Seluruh tempat hiburan, tempat rekreasi, kegiatan yang dikelola oleh Pemprov DKI akan ditutup,” kata Anies melalui siaran YouTube Pemprov DKI Jakarta, Rabu (09/09/2020) Malam.

Selain itu, seluruh taman-taman kota juga bakal ditutup kembali guna meminimalisir interaksi antar warga.

“Taman-taman kota juga ditutup, dan warga diminta melakukan kegiatan langsung di rumah seperti yang sudah berlangsung selama ini,” ujar Anies.

Namun, Pemprov DKI hanya memberi pengecualian kepada 11 sektor usaha yang dinilai esensial.

“Sektor usaha itu meliputi bidang kesehatan, pangan, energi, komunikasi dan teknologi. Kemudian bidang informasi, keuangan, logistik, perhotelan, jasa konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar utilitas publik dan obyek vital, serta kebutuhan sehari-hari,” kata Anies Baswedan.

Kegiatan tersebut akan tetap berjalan namun dengan operasi dibatasi.

“Akan ada 11 bidang esensial yang boleh tetap berjalan dengan operasi minimal. Jadi, tidak boleh beroperasi seperti biasa, tapi perlu lebih dikurangi,” ujar Anies.

Menurut Anies, keputusan ini juga mengikuti aturan Presiden Joko Widodo yang meminta kesehatan lebih dipentingkan.

Diketahui, PSBB transisi di DKI Jakarta berakhir pada Kamis (10/9/2020) besok, dan pada 14 September mendatang akan diberlakukan,namun dengan penerapan seperti PSBB awal. (Red)

0Shares

Check Also

M. Saefullah Sekda Provinsi DKI Jakarta Berpulang akibat Terpapar Covid-19

Rilisnews Jakarta – Ditengah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Giat Lakukan Sosialisasi untuk memutus mata rantai …