Home / Tangerang / ADA “TAMAN HEBAT” DI KECAMATAN NEGLASARI

ADA “TAMAN HEBAT” DI KECAMATAN NEGLASARI

Rilisnews Tangerang – Dalam menghadapi krisis ekonomi universal baik di lndonesia maupun khususnya di Kota Tangerang akibat  pandemi covid 19,Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah menggalakan rangkaian program untuk Ketahanan pangan.

Dan tentunya ini menjadi hal positif bagi semua warga di setiap Kecamatan khususnya di Kecamatan Neglasri.Aparatur Kecamatan Neglasari di bawah kepemimpinan TB Sanny,AP,MS.i selaku Camat Neglasari dengan sigap memetakan wilayah untuk di jadikan lahan perkebunan di wilayah Kecamatan Neglasari.

Dengan memperdayakan komponen masyarakat yang ada di setiap Kelurahan,jajaran Kecamatan Neglasari melakukan sosialisasi ke masyarakat dan ruang lingkup belakang kantor Kecamatan Neglasari menjadi sasaran pertama untuk di jadikan taman berseri dengan nama “Taman Hebat”

Tamam hebat sendiri yang sebelumnya hanya di tumbuhi rumput liar dan lahan terbengkalai sekarang di sulap menjadi taman hijau dengan ke anekaragaman tanaman hijau dari berbagai jenis sayur mayur,antara lain terong,tomat,cabe,kacang panjang,pepaya,timun,kangkung,bayam dan ada juga pisang jenis unggul yang di pulibet,semuanya masuk dalam genre ketahanan pangan.

“Saya jadi Sekcam di neglasari sekitar 70 harian dan sebelumnya jadi Lurah di Klurahan Gandasari Jati Uwung.Dan dasarnya saya bergerak untuk membuat budidaya palawija jenis sayur mayur.Untuk pengembangan ini pada dasarnya karena kebutuhan dan memang pada awalnya penuh dengan kegagalan dan terus untuk mencoba tanpa rasa menyerah,”urai Sekcam Neglasari,Edhi,S.Sos.

Masih kata Edhi dalam uraiannya,bahwasannya ini modal untuk pembuatan holticultura palawija jenis sayuran ini dari modal mandiri murni tidak ada suntikan anggaran dari manapun,jadi ada kepuasan yang lebih saat nanti ada keberhasilan panennya.

    (Syams 007)

0Shares

Check Also

TENDER DARI LPSE UNTUK RENOVASI STADION BENTENG”MENGHILANG DI TELAN BUMI”

Rilisnews Tangerang – Bagi sebagian orang,sepakbola sudah di anggap “nafas” dan Stadion di anggap “rumah” …